Wakil Walikota, Serena Francis
Metronewsntt.com, Kupang---Sebagai perempuan, sudah menjadi insting kita untuk mendahulukan keluarga, pekerjaan, dan urusan orang lain. Namun, di balik setumpuk kesibukan tersebut, seringkali ada satu hal penting yang justru terabaikan: kesehatan diri sendiri.
Pesan kuat inilah yang disuarakan oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, saat membuka kegiatan Skrining Kesehatan dan Deteksi Dini Kanker Payudara bagi ASN perempuan di Lantai I Kantor Wali Kota Kupang, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi lintas sektor untuk memperluas edukasi dan mendorong pemeriksaan kesehatan secara dini.
Di hadapan para ASN perempuan, tenaga kesehatan, serta tamu undangan penting, Serena mengingatkan agar para wanita berhenti menunda pemeriksaan kesehatan hanya karena merasa sehat, sibuk, atau bahkan diliputi rasa takut dan malu. "Jangan sampai kita begitu peduli dengan orang lain, tetapi lupa dengan diri sendiri.
Jangan menunda pemeriksaan hanya karena merasa sehat, takut, malu, atau sibuk. Deteksi dini membantu menemukan kelainan lebih awal sehingga penanganan yang tepat dapat segera dilakukan," tegas Serena.
Menurutnya, perempuan kerap mendahulukan kebutuhan orang lain hingga mengabaikan tubuh mereka sendiri. Padahal, menjaga kesehatan bukan sekadar berobat saat sakit, melainkan keberanian untuk melakukan pencegahan secara berkala.
Ia juga menegaskan bahwa kondisi fisik yang prima dari seorang ASN perempuan berkaitan erat dengan kualitas pelayanan publik. Dengan tubuh yang sehat, mereka dapat menjalankan tanggung jawab pekerjaan, mendampingi keluarga, dan melayani masyarakat secara maksimal.
"Berani memeriksakan diri bukanlah tanda ketakutan, melainkan bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap kehidupan," ujarnya.
Pemerintah Kota Kupang terus berkomitmen memperkuat upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. Selain skrining kanker payudara, Pemkot rutin menghadirkan program seperti imunisasi dan vaksinasi HPV gratis. Ke depan, Pemkot juga berencana menyusun program Parenting Class bagi calon orang tua untuk meningkatkan pemahaman seputar kesehatan dan pengasuhan keluarga.
Wawali berharap kegiatan ini tidak berhenti sebatas pemeriksaan bagi ASN perempuan saja, melainkan mampu menumbuhkan kesadaran yang lebih luas hingga ke tingkat keluarga dan masyarakat.
Kegiatan inspiratif ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Kupang, Dr. Widya Cahya; Kepala BKPPD Kota Kupang, Abul Avensius, Ketua Umum KOWANI, Nanny Hadi Tjahjanto; Bidan Minarti Nurgrahany; serta Dewan Pakar Perempuan Indonesia Maju sekaligus relawan Komunitas Relawan Indonesia Sejahtera (KRIS), Dr. Jusuf Kristianto, yang menyampaikan komitmennya untuk terus memperluas akses pelayanan dan edukasi kesehatan.
Sebelumnya, pada Kamis 15 Oktober 2026, Pemkot Kupang bersama KOWANI, KRIS, dan mitra kesehatan juga telah memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pemberantasan tuberkulosis (TBC) di RSUD S.K. Lerik Kota Kupang, yang turut memberikan perhatian besar terhadap kesehatan dan skrining kanker payudara bagi perempuan. "Mari lebih peduli, berani memeriksakan diri, dan mengambil langkah sejak dini untuk menjaga kehidupan," ajak Serena.(mnt)